Master Your Mind

“Pikiran kita adalah sumber semua kekayaan, semua kesuksesan, semua
pencapaian materi, semua penemuan dan penciptaan, serta semua keberhasilan.” 
Claude M. Bristol

You Are What You Think

Dalam bukunya, Change Your Thinking Change Your Life, Brian Tracy mengatakan bahwa pikiran kita dapat menjadi sahabat sejati, tapi juga sekaligus musuh bebuyutan kita. Pikiran kita bisa membuat kita sehat atau sakit, kaya atau miskin, terkenal atau tidak terkenal. Pikiran kita seperti sebuah daya dorong kuat yang bisa diputar ke segala arah dan menghasilkan berbagai hal yang membahagiakan, atau membawa malapetaka dan kehancuran.

Sasaran utama dalam hidup kita, haruslah untuk memanfaatkan tenaga luar biasa yang kita miliki ini dan kemudian mengarahkannya secara pintar dan sistematis agar dapat mencapai
segala sesuatu yang benar benar kita inginkan.

Menurut catatan sejarah, Napoleon Bonaparte pernah menguasai Benua Eropa selama hampir 20 tahun. Pasukan yang dipimpinnya berhasil memenangi begitu banyak peperangan sehingga ia disejajarkan dengan Iskandar Agung dan Gengis Khan sebagai 3 figur genius militer dalam sejarah. Menurut para ahli sejarah, kunci keunggulan Napoleon terletak pada cara berpikirnya.

Dalam benaknya, Napoleon senantiasa membayangkan kemenangan dalam setiap pertempuran yang dilakoninya. Ya, kesuksesan sangat ditentukan oleh kekuatan pikiran. Cara Anda berpikir dan harapan Anda, akan menentukan tidakan yang Anda ambil. Prinsip utama mental dan spiritual terpenting yang pernah ditemukan manusia adalah, bahwa Anda akan menjadi seseorang seperti apa yang paling sering Anda impikan selama ini.

Kehidupan di luar diri Anda sebenarnya adalah cerminan dari apa yang sebenarnya terdapat di dunia dalam diri Anda. Apa yang terjadi di luar adalah sebuah refleksi dari apa yang sebenarnya terjadi di dalam diri Anda.

Keyakinan

“Yakinlah sebesar besarnya. Ukuran dari sukses Anda, ditentukan oleh ukuran dari keyakinan Anda. Pikirkan tujuan yang kecil, maka Anda boleh mengharapkan hasil yang kecil. Pikirkan tujuan besar, maka Anda akan mendapat sukses yang besar.” – David J Schwartz

Mengapa ada sebagian orang yang lebih sukses dibanding yang lain ? Mengapa ada orang yang berhasil meraih begitu banyak pencapaian dibandingkan yang lain? Apakah karena mereka memiliki waktu, bakat, kecerdasan, skill, ataupun modal lainnya yang lebih?

Apakah Wright Bersaudara, penemu pesawat terbang, memiliki pengetahuan dan skill tentang teknik dan aerodinamis yang lebih dibandingkan semua orang lain di jamannya? Tidak. Mereka, Wilbur dan Orville hanyalah mekanik dan pemilik bengkel sepeda. Mereka bukan seorang ilmuwan.

Apakah Mahatma Gandhi berasal dari keluarga kaya yang sangat berpengaruh yang bisa dijadikannya sebagai modal untuk bisa membangun basis kekuatannya dalam usahanya memerdekakan India dari penjajahan Inggris? Tidak. Mahatma Gandhi hanyalah seorang pengacara yang dibesarkan dari sebuah keluarga biasa.

Wright Bersaudara dan Mahatma Gandhi tidak memiliki “modal” yang lebih dari yang lain. Yang membedakan Wright Bersaudara maupun Mahatma Gandhi dengan orang kebanyakan adalah soal keyakinan. Keyakinan lah yang menjadi sumber kekuatan mereka yang maha dahsyat.

Keyakinan berbeda dari kepercayaan. Jika kepercayaan berasal dari”pikiran sadar,” maka keyakinan berakar di ”pikiran bawah sadar,” yang tertanam kuat sehingga menjadi seperti refleks, atau naluri.

Kita tahu, namun seringkali lupa, betapa keyakinan akan mempengaruhi hal-hal yang terjadi pada diri kita. Orang yang meyakini bahwa dirinya memiliki hal-hal positif pada dirinya, pasti melihat masa depan dengan lebih optimis dan bersemangat, ketimbang orang yang meyakini bahwa dirinya memiliki kualitas bodoh atau malas. Sadarkah kita bahwa keyakinan adalah bahan penting dalam ramuan pengembangan pribadi kita?

Keyakinan ibarat sistem operasional bagi otak kita. Apa yang kita yakini, menentukan apa yang kita harapkan dari diri dan seberapa besar hasil yang bisa kita capai. Keyakinanlah yang pertama kali menetapkan harapan harapan kita. Keyakinanlah yang memberi kekuatan untuk mengambil risiko, bertindak dan membuat keputusan. Keyakinan terkadang bekerja seperti “magic”.

Jika kita yakin bahwa kita bisa menjadi seorang jutawan, CEO, atau presiden, maka itulah yang kita harapkan dari diri kita. Demikian juga sebaliknya, jika kita yakin bahwa kita tidak pernah memiliki kemampuan untuk meraih penghasilan puluhan juta perbulan, maka itulah yang kita harapkan dari diri kita. Yang jarang disadari kebanyakan orang adalah, keyakinan yang kita miliki akan menjadi pendorong tindakan apa yang kita ambil dan seberapa banyak potensi pribadi yang akan kita tampilkan.

Ketika kita yakin bahwa sesuatu itu mungkin, maka yang terjadi adalah, kita akan melakukan segalanya dengan sekuat tenaga untuk berusaha mewujudkannya. Kita akan berkomitmen untuk terus melakukan apapun yang diperlukan untuk mencapainya. Dan hasilnya, kita akan mengeluarkan banyak potensi pribadi yang sebenarnya ada di diri kita.