Cara Berhadapan dengan Uang

Meskipun uang tidak sepenuhnya bisa membeli kebahagiaan, tetapi kekurangan uang, bisa
membawa penderitaaan. “Lack of money, certainly buys you misery,” begitu kata Daniel
Kahneman, seorang psikolog ternama dari Amerika.

Bayangkan, seandainya Anda memiliki anak yang akan segera masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetapi Anda tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya pendidikannya. Atau bayangkan, misalnya jika pasangan Anda, atau Anda sendiri terkena suatu penyakit yang membutuhkan perawatan intensif tetapi Anda tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya pengobatannya. Sungguh, betapa menderitanya Anda.

Nah, karena itulah, kita tetap tidak bisa mengesampingkan pentingnya kecukupan finansial
dalam kehidupan kita. Untuk dapat mencapai kecukupan finansial, tentunya kita memerlukan pengelolaan finansial yang baik. Untuk bisa mengelola keuangan dengan baik, kita harus belajar tentang pendidikan finansial. Kita harus paham bagaimana uang bekerja. “Uang adalah bentuk kekuatan.

Tetapi apa yang jauh lebih kuat adalah pendidikan finansial. Uang datang dan pergi, tetapi jika Anda mempunyai pendidikan bagaimana uang bekerja, Anda akan memperoleh kekuasaan atas uang dan bisa mulai membangun kekayaan. Alasan mengapa pemikiran positif saja tidak cukup adalah karena kebanyakan orang pergi ke sekolah tapi tidak pernah belajar bagaimana uang bekerja, sehingga mereka menghabiskan hidup mereka untuk bekerja demi uang.” Begitu tulis Robert T Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad.

Kebanyakan orang lupa, bahwa yang penting dalam hidup ini, bukanlah seberapa banyak uang yang bisa kita hasilkan. Tetapi, seberapa banyak uang yang bisa kita simpan.