PT.Jasa marga Akan Terapkan Tarif Terintegrasi

 

Semarang – PT.Jasa marga dan PT.Trans Marga Jateng akan memberlakukan sistem tarif terintegrasi di jalan tol Semarang, selama arus mudik dan balik lebaran tahun 2018. Sistem penarifan merata dengan tarif tunggal itu meliputi ruas Tembalang – Bawen- salatiga, ruas semarang – Batang,  dan ruas Batang – Semarang.

General Manajer PT Jasa Marga Cabang Semarang Johannes Mancelly mengatakan, pemberlakukan sistem tarif terintegrasi untuk mengantisipasi peningkatan arus kendaraan roda empat di jalan tol selama lebaran. Selama ini, pengguna tol Semarang dua kali melakukan pembayaran, yakni saat masuk dan keluar.

“Nantinya transaksi di akses keluar gerbang tol Tembalang, Manyaran, Muktiharjo dan Gayamsari akan dihilangkan,” Ungkap Johannes

Menurut Johannes, selain memberlakukan tarif terintegrasi, pihaknya juga akan menambah pintu masuk tol mulai dari gardu tol manyaran, dari biasanya 8 pintu masuk, akan ditambah 4 pintu menjadi 12 pintu tol.

“Selain menambah kapasitas gerbang, kita juga menyiapkan mobile reader untuk menjemput  transaksi. Kita harapkan semua bisa berjalan sebelum lebaran, makanya ini kita kejar persiapannya,”ungkapnya.

Adapun untuk besaran tarif yang akan diterapkan, lanjut dia, saat ini masih dibahas di Kementerian PUPR.Dengan sistem baru ini, diharapkan kemacetan yang kerap terjadi di gerbang tol Tembalang bisa dihilangkan.

“Kendaraan yang akan keluar di gerbang Tembalang sering macet panjang, terlebih dengan kontur jalan yang menanjak,” katanya.