Ekonomi Jateng tumbuh 5,41 persen

Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat ekonomi Jawa Tengah triwulan 1 2018 tumbuh 5,41 persen (yoy). Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 lalu yang tercatat sebesar 5,32 persen.

Kepala BPS Jawa Tengah Margo Yuwono mengatakan, menyebutkan ada berbagai faktor yang memicu pertumbuhan ekonomi Jateng. Salah satunya adalah tingginya tingkat konsumsi atau daya beli masyarakat, terutama sektor rumah tangga seperti makanan, restoran, pendidikan, dan kesehatan.

“Komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (PKRT) itu menyumbang sekitar 60,57% dari pertumbuhan ekonomi Jateng dari sisi pengeluaran,” ungkapnya
Selain konsumsi, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga menyumbangkan pertumbuhan triwulan I 2018, PMTB tumbuh 6,37 persen yang didukung oleh peningkatan belanja modal pemerintah dan investasi domestik.

“Industri pengolahan juga menjadi sumber pertumbuhan utama ekonomi Jawa Tengah, dengan kontribusi mencapai 35 persen dan pertumbuhan 4,85 persen, kategori ini memberi sumbangan 1,67 persen terhadap pertumbuhan Jawa Tengah,” terang Margo

Sementara itu jika dilihat dari sisi Iapangan usaha, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Kategori lnformasi dan Komunikasi dengan pertumbuhan 15,86 persen.

“Di era industri 4.0, peran internet sebagai penunjang kehidupan semakin besar di masyarakat, sehingga kategori informasi dan komunikasi tumbuh signifikan,” jelasnya.