Bank Indonesia Beri  Bantuan alat D-Ozone Kepada Petani Cabai

Semarang –  Sebagai upaya untuk menekan inflasi di Jawa Tengah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah memberikan bantuan alat D-Ozone kepada para petani cabai di Kabupaten Magelang.  

Kepala Perwakilan BI Jateng, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, dengan alat ini petani  dapat menyimpan cabai lebih lama hingga dua bulan. Sehingga ketika panen melimpah dan harga sedang turun, maka cabai yang ada bisa disimpan terlebih dahulu dan baru dikeluarkan ketika harga mulai stabil. 

“Cabai ini kan masa usianya sedikit, karena sehari saja dia sudah layu, padahal kalau panen bisa tidak semuanya bisa terjual.  Sehingga dengan alat ini harapannya bisa memperpanjang usia cabai dan harga stabil,”ungkapnya

Menurutnya selama ini cabai menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi. Pada bulan oktober lalu, sumbangan komoditas cabai terhadap inflasi mencapai 0,06 persen.

“ Jadi kita ingin tidak ada kenaikan harga yang begitu drastis. Selama ini kalau masa panen harga cai bisa Rp.8000 di tingkat petani. Tapi kalo tidak panen bisa mencapai Rp.25.000,”ungkapnya

Sementara itu kepala dinas pertanian dan perkebunan Jawa Tengah, Yuni Astuti mengatakan, kenaikan harga cabai biasanya terjadi pada bulan Januari hingga februari mendatang. Pasalnya saat musim hujan maka produksi cabai petani akan menurun, sehingga alat ini sangat membantu petani menyimpang hasil pertanian mereka saat ini.

“kalau sekarang belum terasa karena masih masa panen. Kenaikan nanti biasanya januari hingga februari karena produksi menurun,”ungkapnya

Yuni menambahkan, upaya lain untuk menekan inflasi yakni dengan memotong rantai pemasaran melalui aplikasi jual beli milik pemprov jateng. Diharapkan dengan palikasi ini maka pembeli yang ada di luar kota bisa langsung membeli di petani dengan harga yang lebih murah.

Kalau sisi penjualan kita mendorong kerjasama dengan regopantes.com jadi mereka dipertemukan dengan konsumen jabodetabek. Disamping itu kita juga bekerjasama dengan bulog untuk pembeliannya,”pungkasnya